Difteri Mudah Menular Melalui Air liur, Vaksinasi Penting Untuk Mencegah
Bangka Belitung — Penyakit difteri diketahui dapat menyebar lewat percikan air liur. Kalau ada seseorang yang mengidap bakteri difteri, maka lawan bicaranya dapat tertular jika mempunyai daya tubuh yang rendah.
Akan tetapi, kalau daya tahan tubuhnya kuat, kemungkinan tidak akan terinfeksi penyakit tersebut. Dan sebagai perlindungan terbaik terhadap kemungkinan tertular penyakit difteri, adalah dengan cara Imunisasi. Yang dapat diperoleh dengan mudah di berbagai fasilitas kesehatan pemerintah maupun swasta.
Sementara itu, menurut Komisioner KPAI bidang Kesehatan, Sitti Hikmawatty, S. S.T., M.Pd, yang dimintakan pendapatnya terkait KLB difteri ini, mengatakan bahwa KPAI juga turut memastikan bahwa seluruh keluarga, terutama anak, telah mendapatkan imunisasi secara lengkap dan tepat serta terdokumentasikan dengan baik.
” Yang tidak kalah pentingnya adalah, menjauhkan keluarga terutama anak, dari area maupun orang yang terkena wabah tersebut, misal dengan memakai masker saat ada kontak dengan penderita, dan juga harus responsif dengan segera membawa keluarga ke fasilitas kesehatan terdekat, jika dikhawatirkan ada yang terkena wabah tersebut, “katanya, Selasa pagi, 19/12.
Dijelaskannya, bahwa KPAI Pusat juga ikut berperan aktif dalam upaya promotif dan preventif di lingkungannya dengan mengajak secara aktif tetangga / orang-orang sekitarnya terutama yang memiliki anak, agar mendapatkan vaksinasi yang sesuai. ” KPAI ikut memberikan penguatan serta pemahaman akan hak-hak anak bagi para wasor, bekerja sama dengan Kemenkes RI, dan mendorong terlaksananya kegiatan vaksinasi sebagai upaya pemenuhan hak anak pada semua kesempatan dan lini yang ada, termasuk juga pada orang tua, maupun sekolah atau guru yang menganggap bahwa hak kesehatan bukanlah hak anak,” terangnya.
Di tempat terpisah, Dinas Kesehatan Provinsi Babel sendiri, mengatakan telah melakukan berbagai upaya-upaya demi meminimalisir penyebaran wabah difteri tersebut. Diantarannya dengan mengadakan koordinasi lintas sektoral para stake holder.
Dalam siaran pers yang diterima redaksi, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Babel, M. Henri SKM MSi, mengakui bahwa pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan pihak Kabupaten/ kota untuk peningkatan cakupan imunisasi pada bayi, baduta dan anak sekolah.
“Telah ada surat edaran Gubernur dan Kepala Dinas kesehatan Provinsi yang ditujukan ke Kab/ kota untuk segera melaksanakan upaya pemberian dan melengkapi semua sasaran yang belum mendapatkan imunisasi difteri. Termasuk peningkatan promosi tentang imunisasi, PHBS dan perbaikan status gizi,” beber Henri, Selasa siang, 19/12.
Ditambahkannya, saat ini semua Kabupaten /kota sedang melakukan semua upaya untuk memberikan dan melengkapi imunisasi tersebut pada semua sasaran. Dengan melibatkan Lintas sektor terkait.
” Perlu juga diingat, surveilans ketat di faskes (fasilitas kesehatan) untuk kasus penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I),” pungkas Henri. (LH)
foto ilustrasi : inet
Click to comment
Post a Comment