Satpol PP Sidoarjo Usir Wartawan, Tindakannya tak bermoral
Sidoarjo - Tindakan tak terpuji dilakukan Satpol PP Sidoarjo yang berjaga di kediaman Bupati Sidoarjo, Pendopo delta wibawa.
Pasalnya, Satpol PP yang bertugas itu berlaga layaknya preman. Bagaimana tidak, saat wartawan melakukan wawancara dengan Bupati Sidoarjo Satpol PP itu malah membungkam secara membabi buta.
"Mau apa kamu datang kesini ucap dua satpol PP tersebut, lalu memukul dan mengusir keluar wartawan yang sedang bertugas untuk mengkonfirmasi terkait Pilgub Jatim, Minggu (4/2).
Kemudian, wartawan diduduki di Pos jaga, Pendopo Delta Wibawa dan ditanyai "Mau apa sampean datang kesini tanpa adanya surat resmi, setelah dijawab wartawan, justru di usir keluar dan tidak boleh beraktvitas di lingkungan Pendopo"
Padahal, wartawan yang akan mewawancarai Bupati tersebut disambut baik oleh Bupati di rumah dinasnya. Sekiranya hanya 2 menit waktu wawancara.
Sayangnya, Satpol PP yang bertugas di Pendopo Wibawa tidak menunjukkan sopan santun dan langsung membabi buta menghajar wartawan.
Tindakan ini disayangkan banyak pihak. Heri Sulistiyo politisi PDI Perjuangan Jawa Timur ini mengaku prihatin dengan sikap Satpol PP Sidoarjo ini.
"Sebagai aparatur pemerintah, Satpol PP di Sidoarjo ini laiknya bersikap lebih terbuka dengan masyarakat apalagi adalah wartawan. Sebab, wartawan bertugas mencari informasi agar adanya keberimbangan berita, bukan dibungkam" Katanya, di Surabaya, Minggu.
Sementara itu, ketua Aliansi Ormas dan LSM Jatim Bambang, meminta Bupati Sidoarjo Saiful Illah untuk mengambil langkah tegas untuk memberikan sanksi kepada Satpol PP yang semena-mena.
"Pak Bupati harus ambil langkah, Ini rekan-rekan wartawan bertugas tidak bisa dibungkam. Undang-undang Pers sudah jelas, tugas wartawan tidak dapat dihalang-halangi atau dibungkam. Ini sudah termasuk Pidana Pers" Jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pejabat terkait di Sidoarjo belum dapat dikonfirmasi mengenai perihal ini.
(gun)
Post a Comment