INDEF; Tim Ekonominya Jokowi ‘LEMAH’
Eramuslim – Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati menilai masalah paling krusial yang dihadapi saat ini dan beberapa tahun mendatang adalah ekonomi. Untuk itu, pada Pemilihan Presiden 2019, Enny berharap pemimpin terpilih mengerti persoalan ekonomi.
“Bukan mesti dari background ekonomi, tetapi yang mengerti persoalan,” katanya dalam sebuah diskusi di Hotel Mercure, Jakarta Barat, Rabu 28 Maret 2018.
Menurut Enny, profesional ekonomi akan sulit menjadi presiden atau wakil presiden karena tersandra oleh syarat presidential threshold. Dia hanya berharap pemimpin terpilih dapat membentuk kabinet yang kuat, khususnya di bidang ekonomi.

“Tim ekonomi ini tidak terkait dengan politis, harus yang bener-bener profesional,” ujarnya.
Mengevaluasi kinerja pemerintahan dibawah Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Enny memberi nilai baik secara politik dan pertahanan. Namun tidak untuk masalah ekonomi. “Tim ekonominya memang lemah,” katanya.
Selain itu, Enny mengatakan dari berbagai survei yang dibacanya, elektabilitas Jokowi tinggi hanya dari sisi kerakyatan dan kesederhanaan. “Tapi apakah pak Jokowi bisa menyelesaikan masalah, ratingnya rendah sekali,” katanya.
Halaman 1 2
loading...
Post a Comment