Penembakan di kantor pusat YouTube, empat cedera dan tersangka penembak tewas
Hak atas foto Reuters
Image caption Polisi menemukan jenazah seorang perempuan yang diduga bunuh diri dan diperlakukan sebagai tersangka penembak.Polisi di California Utara, Amerika Serikat, mengatakan mereka menanggapi satu insiden yang melibatkan 'seorang penembak aktif' di kantor pusat situs berbagi video, YouTube.
Beberapa tembakan terdengar di kompleks YouTube di San Bruno, di sebelah selatan San Francisco, Selasa (03/04) waktu setempat.
Ambulan sudah berada di tempat kejadian dan pihak berwenang memerintahkan khalayak umum menjauhi kawasan tersebut.
Empat orang mendapat perawatan di rumah sakit karena menderita luka tembak namun belum diketahui rincian kondisi mereka.
Ratusan ribu demonstran tuntut pengetatan kepemilikan senjata api Trump larang penggunaan peranti senjata api Penembakan Florida: Dua maskapai AS hentikan 'kerja sama' dengan asosiasi senjataSeorang juru bicara polisi, Ed Barberini, mengatakan ditemukan jenazah seorang perempuan yang tampaknya bunuh diri. Polisi memperlakukan perempuan yang tewas itu sebagai tersangka penembak.
Sekitar 1.700 orang bekerja di kantor pusat YouTube.
Hak atas foto AFP Image caption Beberapa korban cedera dilaporkan dibawa ke rumah sakit namun kondisi mereka tidak diketahui.Rumah Sakit Umum Zuckerberg di San Francisco merawat tiga korban dan salah seorang, menurut kantor berita Associated Press, dalam kondisi kritis.
Seorang karyawan di restoran cepat saji di dekat tempat kejadian mengatakan kepada stasiun KTVU bahwa dia sempat merawat seorang perempuan muda yang menderita luka tembak di kaki saat menunggu kedatangan petugas medis.
Beberapa yang cedera dilaporkan terluka ketika mereka meninggalkan gedung.
Tayangan di stasiun TV lokal memperlihatkan para karyawan meninggalkan gedung dengan tangan diangkat ke atas.
Hak atas foto Reuters Image caption Media yang mengutip aparat keamanan menyebut seorang tersangka perempuan tewas.Sementara manajer produk YouTube, Todd Sherman, menulis pesan di Twitter bahwa orang-orang melarikan diri dari gedung dengan panik.
Seorang karyawan, Vadim Lavrusik, lebih dulu mencuit mereka berlindung di sebuah ruangan bersama karyawan lainnya sebelum dievakuasi.
Post a Comment